Miningnews, DENPASAR | Peran Bank Rakyat Indonesia dalam mendorong transformasi UMKM terus menunjukkan dampak nyata di lapangan. Salah satu kisah yang mencerminkan keberhasilan tersebut datang dari Depot Betty di Tabanan, usaha kuliner keluarga yang mampu bertahan hingga dua dekade lebih di tengah persaingan yang semakin ketat.
Berawal dari warung sederhana di Pasar Tradisional Pancasari sejak 2001, Depot Betty berkembang melalui proses panjang yang tidak mudah. Perubahan signifikan terjadi saat usaha ini dikelola oleh I Putu Bayu Ekayana pada 2013. Dengan latar belakang hospitality, Bayu membawa pendekatan baru dalam pengelolaan usaha, tanpa menghilangkan resep warisan keluarga yang menjadi kekuatan utama.
Fokus pada peningkatan pelayanan, kebersihan, serta konsistensi kualitas menjadi strategi yang perlahan mengangkat posisi Depot Betty dari usaha tradisional menjadi jaringan kuliner yang dikenal di kawasan Bedugul.
Dalam perjalanan tersebut, dukungan permodalan dari BRI melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi salah satu faktor penting. Akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau memungkinkan Depot Betty menjaga stabilitas usaha sekaligus melakukan pengembangan secara bertahap.
“Dukungan dari BRI sangat membantu kami, terutama dalam menjaga keberlanjutan usaha,” ujar Bayu.
Selain pembiayaan, transformasi digital juga menjadi bagian penting dalam perjalanan usaha ini. Depot Betty kini telah mengadopsi sistem pembayaran non-tunai menggunakan QRIS, EDC, serta aplikasi digital BRImo.
Dengan sistem ini, seluruh transaksi dapat dipantau secara real-time, sehingga memudahkan pengelolaan keuangan dan meningkatkan efisiensi operasional. Sekitar 50 persen transaksi kini telah menggunakan metode non-tunai, seiring perubahan perilaku konsumen yang semakin mengutamakan kepraktisan.
Regional CEO BRI Region 17 Denpasar, Hery Noercahya, menegaskan bahwa digitalisasi merupakan kunci utama dalam memperkuat daya saing UMKM di era saat ini.
“BRI berkomitmen untuk terus mendukung UMKM melalui pembiayaan, layanan digital, dan pendampingan agar dapat berkembang dan naik kelas,” ujarnya.
Kisah Depot Betty menjadi bukti bahwa sinergi antara akses modal dan digitalisasi mampu menciptakan usaha yang tangguh dan berkelanjutan. Dari usaha kecil berbasis keluarga, kini berkembang menjadi bisnis kuliner yang tetap eksis di tengah perubahan zaman. 037/006
















