• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Mining News
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
    • Home – Layout 6
  • News

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Tech
    TRIHITA Pecah Telur di Bali, Desa Adat Mulai Bangun Kedaulatan Transportasi dan Pariwisata
    Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Made Mudarta, bersama CEO dan Founder TRIHITA I Made Sudiana saat meresmikan aplikasi TRIHITA berbasis desa adat di Wantilan Desa Adat Beraban, Tabanan, Sabtu (16/5/2026).

    TRIHITA Pecah Telur di Bali, Desa Adat Mulai Bangun Kedaulatan Transportasi dan Pariwisata

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • All
    • Food
    Besarnya Dampak MBG di Bali: Libatkan 14 Ribu Relawan dan Jadi Investasi Masa Depan Indonesia

    Besarnya Dampak MBG di Bali: Libatkan 14 Ribu Relawan dan Jadi Investasi Masa Depan Indonesia

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
  • Review
No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
    • Home – Layout 6
  • News

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Tech
    TRIHITA Pecah Telur di Bali, Desa Adat Mulai Bangun Kedaulatan Transportasi dan Pariwisata
    Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Made Mudarta, bersama CEO dan Founder TRIHITA I Made Sudiana saat meresmikan aplikasi TRIHITA berbasis desa adat di Wantilan Desa Adat Beraban, Tabanan, Sabtu (16/5/2026).

    TRIHITA Pecah Telur di Bali, Desa Adat Mulai Bangun Kedaulatan Transportasi dan Pariwisata

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • All
    • Food
    Besarnya Dampak MBG di Bali: Libatkan 14 Ribu Relawan dan Jadi Investasi Masa Depan Indonesia

    Besarnya Dampak MBG di Bali: Libatkan 14 Ribu Relawan dan Jadi Investasi Masa Depan Indonesia

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
  • Review
No Result
View All Result
Mining News
No Result
View All Result
Home Tech

TRIHITA Pecah Telur di Bali, Desa Adat Mulai Bangun Kedaulatan Transportasi dan Pariwisata

Kadishub Denpasar dan Badung Sebut TRIHITA Bukan Sekadar Aplikasi, Tetapi Gerakan Besar Agar Orang Bali Tidak Jadi Penonton di Tanah Sendiri

Redaksi by Redaksi
Mei 16, 2026
in Tech
0
TRIHITA Pecah Telur di Bali, Desa Adat Mulai Bangun Kedaulatan Transportasi dan Pariwisata
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Made Mudarta, bersama CEO dan Founder TRIHITA I Made Sudiana saat meresmikan aplikasi TRIHITA berbasis desa adat di Wantilan Desa Adat Beraban, Tabanan, Sabtu (16/5/2026).

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Made Mudarta, bersama CEO dan Founder TRIHITA I Made Sudiana saat meresmikan aplikasi TRIHITA berbasis desa adat di Wantilan Desa Adat Beraban, Tabanan, Sabtu (16/5/2026).

18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tabanan, MININGNEWS | Bali mulai memasuki babak baru dalam pembangunan ekonomi berbasis desa adat dan teknologi lokal. Bertepatan dengan Tilem Desta, Sabtu (16/5/2026), aplikasi TRIHITA (Transportasi Hijau Terintegrasi Berbasis Desa Adat) resmi diluncurkan di Wantilan Desa Adat Beraban, Tabanan. Peluncuran ini disebut sebagai langkah awal membangun kedaulatan transportasi dan ekonomi pariwisata Bali berbasis masyarakat adat.

TRIHITA hadir bukan hanya sebagai aplikasi transportasi online, tetapi membawa misi besar untuk menghubungkan kekuatan budaya Bali dengan sistem ekonomi digital modern. Konsep ini lahir dari keresahan terhadap semakin minimnya peran masyarakat lokal di tengah derasnya perkembangan industri pariwisata dan ekonomi digital Bali.

Peluncuran tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Gubernur Bali bersama desa adat di Gedung Kertha Sabha, Jayasabha, pada 12 Maret 2026 lalu. Saat itu dibahas perlunya Bali memiliki sistem transportasi modern yang tetap berpihak kepada masyarakat lokal dan desa adat.

Meski Gubernur Bali berhalangan hadir, acara tetap berlangsung meriah dan dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Made Mudarta, S.T., M.A.B., Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali, I G.A.K. Kartika Jaya Seputra, S.H., M.H., Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, serta Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Badung.

Puluhan bendesa adat dari berbagai kawasan strategis Bali juga hadir dalam peluncuran tersebut. Sejak pagi, Wantilan Desa Adat Beraban dipenuhi tokoh masyarakat, pengurus desa adat, pelaku transportasi, hingga generasi muda Bali yang penasaran dengan konsep transportasi berbasis desa adat tersebut.

Prosesi peluncuran ditandai pemotongan tumpeng dan pelepasan burung sebagai simbol harapan baru bagi masa depan Bali. Setelah itu dilakukan simulasi penggunaan aplikasi TRIHITA oleh Kadishub Bali yang berjalan lancar dan langsung mendapat sambutan meriah dari para undangan.

Banyak pihak menilai peluncuran ini menjadi tanda Bali mulai serius membangun sistem transportasi berbasis green economy atau ekonomi hijau. Tidak hanya berbicara soal transportasi, TRIHITA juga dipandang sebagai gerakan memperkuat ekonomi lokal Bali di tengah persaingan digital yang semakin ketat.

CEO dan Founder TRIHITA yang juga Owner PT Sentrik Persada Nusantara, I Made Sudiana, S.H., M.Si., mengatakan lahirnya TRIHITA berangkat dari keprihatinan melihat masyarakat lokal Bali mulai tersisih di daerahnya sendiri.

“Kalau kita lihat kondisi riil di desa adat yang terkena dampak pariwisata, masyarakat lokal perannya sangat minim. Banyak peluang bisnis justru dikuasai pihak luar. Itu yang menjadi keprihatinan saya sebagai founder,” ujarnya.

Mantan Wakil Bupati Badung itu mengatakan desa adat tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah pertumbuhan industri pariwisata Bali yang terus berkembang. “Kondisi ini harus kita selesaikan. Kita harus ambil langkah strategis supaya desa adat bisa ikut menikmati perkembangan ekonomi modern,” tegasnya.

Menurut Sudiana, TRIHITA bukan sekadar platform transportasi online biasa. Ke depan, sistem tersebut akan dikembangkan menjadi platform ekonomi digital berbasis desa adat yang dapat membuka akses pasar lebih luas bagi masyarakat lokal Bali.

“Sebenarnya aplikasi ini bukan hanya untuk transportasi. Nanti sistemnya akan masuk ke sektor bisnis lainnya. Kami ingin usaha-usaha masyarakat desa adat lebih mudah diakses pasar,” katanya.

Ia menegaskan desa adat kini harus masuk ke era digital tanpa kehilangan identitas budaya yang dimiliki Bali. “Kita ingin masyarakat tahu bahwa desa adat sekarang punya mitra, yaitu TRIHITA. Dari sisi teknologi, PT Sentrik Persada Nusantara sudah siap membekali,” ujarnya.

Meski resmi diluncurkan, penerapan sistem tersebut diakui tidak akan langsung dilakukan di seluruh Bali. Pihaknya memilih penerapan bertahap agar sistem benar-benar matang sebelum diterapkan lebih luas. “Setelah launching ini, tentu pelaksanaannya tidak mudah. Kami akan lakukan secara bertahap dan periodik,” jelasnya.

Tahap awal, pihaknya akan fokus pada tujuh desa adat sebagai pilot project. “Mungkin pertama kami kumpulkan tujuh desa adat dulu sebagai tahap awal. Kami harus mempersiapkan semuanya dengan matang supaya dalam pelaksanaan nanti masalah bisa diminimalkan,” ujarnya.

Sudiana optimistis tahun ini pengembangan dapat mulai menyasar desa adat di kawasan pariwisata Bali. “Saya yakin tahun ini kita sudah bisa mulai menggarap seluruh desa adat yang terkena dampak pariwisata,” katanya.

Dalam peluncuran tersebut hadir 37 bendesa adat dari berbagai wilayah Bali, mulai dari Beraban, Nyanyi, Cemagi, Seseh, Pererenan, Canggu, Seminyak, Legian, Kuta, Jimbaran, Sanur hingga Ubud.

Daftar desa adat itu menunjukkan bahwa TRIHITA memang menyasar kawasan wisata utama Bali yang selama ini menghadapi persoalan kemacetan dan tekanan ekonomi pariwisata paling besar.

Kawasan seperti Canggu, Seminyak, Legian, Kuta hingga Ubud kini hampir setiap hari dipadati kendaraan. Kemacetan bahkan mulai menjadi keluhan wisatawan asing yang datang ke Bali.

Karena itu, konsep transportasi hijau berbasis desa adat mulai dipandang sebagai solusi baru yang menarik perhatian banyak pihak. Apalagi Bali memiliki kekuatan sosial adat yang sangat kuat dan berbeda dibanding daerah lain di Indonesia.

Mewakili Gubernur Bali, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Made Mudarta, memberikan apresiasi terhadap lahirnya TRIHITA. Menurutnya, konsep tersebut menjadi langkah positif karena mencoba memberdayakan masyarakat lokal sekaligus melibatkan desa adat dalam pembangunan ekonomi Bali. “Ini merupakan inisiatif masyarakat dengan spirit melibatkan desa adat dan memberdayakan masyarakat lokal. Tentu ini sesuatu yang harus kita apresiasi,” ujarnya.

Ia berharap aplikasi tersebut nantinya diterima masyarakat dan stakeholder transportasi di Bali. “Mudah-mudahan aplikasi ini diterima oleh konsumen dan stakeholder lainnya sehingga bisa menjadi langkah positif untuk pemberdayaan ekonomi dan mendukung transportasi Bali yang lebih baik,” katanya.

Meski demikian, Mudarta mengingatkan pengembangan sistem transportasi dan digital tetap harus mengikuti regulasi yang berlaku. “Karena di dalamnya ada aspek transportasi dan sistem informasi, tentu harus memperhatikan aturan-aturan yang mengatur sektor tersebut,” tegasnya.

Dukungan kuat juga datang dari Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan, S.E. Menurutnya, TRIHITA lahir bukan sekadar dari pemikiran bisnis, tetapi dari kepedulian terhadap nasib masyarakat lokal Bali. “Sebenarnya inisiator ini lahir dari hati kecil beliau, Pak Made Sudiana. Jadi saya meyakini ini bukan hanya ide dari pemikiran semata, tetapi benar-benar berangkat dari hati,” ujar Sriawan.

Ia menilai selama ini perkembangan transportasi berbasis aplikasi memang membantu masyarakat, tetapi belum sepenuhnya memberikan manfaat ekonomi kepada desa adat.

“Kita melihat situasi transportasi di Bali sekarang dengan banyaknya aplikator yang beroperasi. Di satu sisi memang membantu, tetapi juga banyak menimbulkan persoalan karena belum terintegrasi dengan kekuatan utama Bali, yaitu desa adat,” katanya.

Menurutnya, sektor transportasi sebenarnya memiliki potensi ekonomi besar jika dikelola dengan baik oleh masyarakat lokal Bali. “Setiap desa adat sebenarnya punya potensi pendapatan dari sektor transportasi. Karena faktanya sekarang banyak juga keluhan dari pengemudi terkait tarif maupun prosentase yang mereka dapat,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap TRIHITA dapat memberikan manfaat lebih besar bagi driver lokal sekaligus desa adat tempat mereka berasal. “Harapan kami dengan adanya aplikasi TRIHITA ini, pertama driver bisa mendapat pendapatan yang lebih baik. Kedua, desa adat tempat driver itu berada juga mendapatkan manfaat ekonomi,” katanya.

Menurutnya, dana yang berputar dari sektor transportasi nantinya dapat kembali membantu kegiatan adat dan keagamaan di Bali. “Kalau desa adat punya pemasukan, tentu itu bisa dipakai untuk mendukung kegiatan upacara dan yadnya yang tujuannya menjaga harmonisasi alam dan budaya Bali,” jelasnya.

Sriawan menilai konsep tersebut penting agar manfaat ekonomi pariwisata benar-benar kembali kepada masyarakat Bali. “Jadi ekosistem dana yang berputar itu kembali lagi ke masyarakat lokal Bali. Itu yang menjadi semangatnya,” ujarnya.

Ia bahkan menyebut TRIHITA berpotensi berkembang ke sektor ekonomi lain seperti restoran, hotel hingga layanan wisata.

“Belum nanti kalau aplikasi ini bergerak ke sektor ekonomi lain seperti restoran, hotel, dan layanan wisata lainnya. Bahkan tidak menutup kemungkinan wisatawan asing yang datang dari bandara juga bisa diarahkan memakai aplikasi ini,” katanya.

Menurutnya, jika konsep tersebut berhasil berjalan, maka manfaat ekonomi pariwisata Bali akan semakin banyak kembali ke desa adat. “Nah ini yang menjadi semangat kami sebagai orang Bali. Karena muaranya kembali untuk masyarakat Bali sendiri,” tegasnya.

Sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Sriawan juga melihat aplikasi seperti TRIHITA dapat membantu pemerintah dalam menata sistem transportasi yang lebih tertib dan aman.

“Kami di Dinas Perhubungan juga punya kepentingan. Karena kami dituntut laporan yang jelas terkait penyelenggaraan transportasi. Berapa jumlah armada, siapa sopirnya, bagaimana kondisi kendaraannya, semuanya harus terverifikasi demi keselamatan,” ujarnya.

Selain itu, ia menilai sistem transportasi berbasis aplikasi dapat membantu menjaga kapasitas jalan di Bali agar tidak semakin semrawut. “Kalau sistemnya tertata, maka transportasi bergerak, ekonomi bergerak, sosial bergerak, dan lingkungan juga ikut terjaga,” katanya.

Ia juga menyinggung pentingnya penggunaan kendaraan ramah lingkungan berbasis baterai di Bali ke depan. “Nanti tidak menutup kemungkinan sarana angkutannya menggunakan kendaraan ramah lingkungan berbasis baterai,” jelasnya.

Menurutnya, jika kualitas udara dan lingkungan Bali tetap terjaga, maka daya tarik pariwisata Bali juga akan semakin kuat. “Kalau udara sehat dan lingkungan terjaga, otomatis daya tarik wisata Bali juga akan semakin bagus,” ujarnya.

Sriawan menegaskan kekuatan utama Bali sebenarnya ada pada desa adat yang mandiri secara ekonomi. “Kalau desa adat sudah mandiri secara ekonomi, otomatis desa adat akan semakin kuat menjaga budaya dan lingkungannya,” katanya.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Bali mendukung pengembangan TRIHITA. “Aplikasi ini patut diberikan apresiasi. Kalau memang cinta Bali, kita harus mendukung. Karena ini benar-benar dari kita, oleh kita, dan untuk kita,” tegasnya.

Dukungan serupa juga datang dari Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Badung, A.A. Gde Rahmadi, S.H., M.H. Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Badung mendukung penuh lahirnya aplikasi tersebut karena dianggap mampu membantu menciptakan pariwisata Bali yang lebih nyaman dan berkualitas. “Pada prinsipnya kami mendukung. Ini salah satu sarana untuk membuat pariwisata Bali menjadi lebih nyaman,” ujarnya.

Menurut Rahmadi, konsep transportasi berbasis desa adat seperti TRIHITA sejalan dengan visi pengembangan pariwisata berkualitas di Bali. “Ini sesuai dengan visi kami membangun pariwisata yang berkualitas,” katanya.

Ia berharap implementasi di lapangan nantinya dapat berjalan baik sehingga menciptakan persaingan yang sehat. “Tinggal nanti bagaimana pelaksanaannya di lapangan agar lebih kompetitif dan persaingan tetap sehat,” ujarnya.

Rahmadi memastikan pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan aplikasi tersebut. “Kami memberikan dukungan penuh karena dari sisi konsep dan persiapannya kami lihat sudah baik,” katanya.

Menurutnya, kehadiran TRIHITA menjadi peluang besar memperkuat ekonomi lokal Bali. “Ini memberi peluang agar ekonomi lokal bisa tumbuh bersama platform-platform lainnya,” tegasnya. 018/006

Previous Post

Aktivitas Live DJ di Rich Club Kendari Tuai Sorotan, Dugaan Pelanggaran Izin Mencuat

Next Post

Gekrafs Resmi Lantik DPW Sultra dan 10 DPC di Kendari

Redaksi

Redaksi

Next Post
Gekrafs Resmi Lantik DPW Sultra dan 10 DPC di Kendari

Gekrafs Resmi Lantik DPW Sultra dan 10 DPC di Kendari

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tambang Emas Diduga Ilegal Bombana Longsor, Satu Pekerja Tewas

Tambang Emas Diduga Ilegal Bombana Longsor, Satu Pekerja Tewas

April 25, 2026
Tim Riset MORA IAHN GDE Pudja Mataram Berkolaborasi Dengan Poltekkes Kemenkes Denpasar Dan Yayasan Rare Semesta, Gelar Aksi Ekoteologi Di Natah Edukasi Rare Semesta

Tim Riset MORA IAHN GDE Pudja Mataram Berkolaborasi Dengan Poltekkes Kemenkes Denpasar Dan Yayasan Rare Semesta, Gelar Aksi Ekoteologi Di Natah Edukasi Rare Semesta

Juni 1, 2026
Polres Konut Diminta Serius Tindaki Dugaan Penambangan Ilegal di Blok Marombo

Polres Konut Diminta Serius Tindaki Dugaan Penambangan Ilegal di Blok Marombo

Desember 30, 2023
Hibah Rp 500 Juta di Pura Belong Batu Nunggul Diusut Kejari Badung, Tinggal Menunggu Hasil Gelar Perkara

Hibah Rp 500 Juta di Pura Belong Batu Nunggul Diusut Kejari Badung, Tinggal Menunggu Hasil Gelar Perkara

Juli 5, 2026
Bahlil Umumkan Daftar Perusahaan Tambang yang Izinnya Dicabut Hari Ini

Bahlil Umumkan Daftar Perusahaan Tambang yang Izinnya Dicabut Hari Ini

0
Kartu Merah, Perusahaan Yang IUP-nya Dicabut Tidak Bisa Dapat Izin Baru

Kartu Merah, Perusahaan Yang IUP-nya Dicabut Tidak Bisa Dapat Izin Baru

0
Diperiksa Sebagai Tersangka, Kadis ESDM Sultra Andi Aziz Dicecar Dengan 80 Pertanyaan

Diperiksa Sebagai Tersangka, Kadis ESDM Sultra Andi Aziz Dicecar Dengan 80 Pertanyaan

0
Polisi Kejar Bajak Laut Yang Beraksi di Perairan Morosi Sultra

Polisi Kejar Bajak Laut Yang Beraksi di Perairan Morosi Sultra

0
Mahasiswa Desak Kapolda Copot Kapolres Kolaka Utara Gegara 11 Tahanan Kabur

Mahasiswa Desak Kapolda Copot Kapolres Kolaka Utara Gegara 11 Tahanan Kabur

Juli 9, 2026
Gempur Sultra Desak ESDM Tunda Perpanjangan RKAB PT Tiran

Gempur Sultra Desak ESDM Tunda Perpanjangan RKAB PT Tiran

Juli 9, 2026
Aksi Lilin Mahasiswa Desak Polda Evaluasi Kaburnya 11 Tahanan Kolut

Aksi Lilin Mahasiswa Desak Polda Evaluasi Kaburnya 11 Tahanan Kolut

Juli 7, 2026
HIPPMAKOT Kendari Bagikan Paket Makanan di Lampu Merah MTQ

HIPPMAKOT Kendari Bagikan Paket Makanan di Lampu Merah MTQ

Juli 7, 2026

Recent News

Mahasiswa Desak Kapolda Copot Kapolres Kolaka Utara Gegara 11 Tahanan Kabur

Mahasiswa Desak Kapolda Copot Kapolres Kolaka Utara Gegara 11 Tahanan Kabur

Juli 9, 2026
Gempur Sultra Desak ESDM Tunda Perpanjangan RKAB PT Tiran

Gempur Sultra Desak ESDM Tunda Perpanjangan RKAB PT Tiran

Juli 9, 2026
Aksi Lilin Mahasiswa Desak Polda Evaluasi Kaburnya 11 Tahanan Kolut

Aksi Lilin Mahasiswa Desak Polda Evaluasi Kaburnya 11 Tahanan Kolut

Juli 7, 2026
HIPPMAKOT Kendari Bagikan Paket Makanan di Lampu Merah MTQ

HIPPMAKOT Kendari Bagikan Paket Makanan di Lampu Merah MTQ

Juli 7, 2026

www.miningnews.id

MiningNews.id merupakan Media online dan situs berita terpercaya di Indonesia. Fokus menyajikan berita berkualitas, cepat dan akurat. Menjangkau daerah, nasional dan internasional.

Follow Us

LIHAT KATEGORI

  • BERITA
  • EKONOMI
  • EKSPLORASI
  • Food
  • HUKUM
  • Lingkungan
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • Pertambangan
  • POLITIK
  • SENI DAN BUDAYA
  • Tech

REDAKSI

Susunan Redaksi
Tentang Kami

HUBUNGI KAMI

Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik
Undang-undang Pers
Disklaimer
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 MiningNews.id.

No Result
View All Result

© 2026 MiningNews.id.