Miningnews.id – Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) Sultra bersama Konsorsium Aktivis Nasional (KORAN) Sultra menggelar aksi moral di depan Mapolda Sultra, Selasa (7/7).
Aksi yang berlangsung pada malam hari itu diisi dengan doa bersama dan penyalaan lilin sebagai bentuk keprihatinan atas kaburnya 11 tahanan Polres Kolaka Utara.
Mahasiswa menilai peristiwa tersebut menjadi alarm bagi institusi kepolisian untuk memperkuat sistem pengamanan rumah tahanan.
Ketua AMAN Sultra, Firman Adhyaksa, mengatakan aksi tersebut merupakan dukungan moral sekaligus dorongan agar Polda Sultra melakukan evaluasi.
Menurutnya, penegakan supremasi hukum harus menjadi perhatian utama aparat kepolisian.
“Kami berharap Kapolda memperkuat penegakan hukum dan melakukan evaluasi terhadap peristiwa ini,” ujar Firman.
Ia menilai kaburnya para tahanan menunjukkan perlunya pembenahan pengawasan internal agar kejadian serupa tidak terulang.
Sementara itu, Ketua Umum KORAN Sultra, Alief Cheshar, menyebut doa bersama menjadi simbol harapan terhadap perbaikan penegakan hukum.
Menurutnya, aksi tersebut juga menjadi refleksi agar pelayanan hukum berjalan adil bagi seluruh masyarakat.
Aksi berlangsung tertib dan damai dengan pengawalan aparat kepolisian.
Mahasiswa berharap sisa tahanan yang masih buron segera ditangkap dan sistem pengamanan rumah tahanan diperkuat.*















