Bombana, Miningnews.id – Aktivitas tambang emas diduga ilegal di Desa Wumbubangka kembali memakan korban jiwa.
Seorang pekerja tewas tertimbun longsor di area IUP PT Anugrah Alam Buana Indonesia, Jumat sore.
Insiden terjadi sekitar pukul 17.00 WITA di titik Buana 3, Kecamatan Rarowatu Utara.
Korban merupakan operator mesin dompeng yang tengah bekerja saat material tanah runtuh tiba-tiba.
Longsor terjadi tanpa peringatan dan langsung menimbun korban di lokasi kerja.
Seorang warga berinisial N menyebut peristiwa berlangsung cepat tanpa kesempatan menyelamatkan diri.
“Korban masih bekerja, tiba-tiba tanah longsor dan langsung menimbun,” ujar N, Sabtu (25/4/2026).
Evakuasi dilakukan rekan kerja dan warga menggunakan peralatan sederhana di lokasi kejadian.
Minimnya alat berat dan lambatnya respons membuat proses pencarian berlangsung lebih lama.
Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan penggalian manual.
Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan kerja di kawasan tambang emas Bombana.
Aktivitas tambang tersebut diduga beroperasi dengan pengawasan yang lemah dan minim evaluasi.
Warga menilai insiden berulang menunjukkan keselamatan pekerja belum menjadi prioritas utama.
Masyarakat mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap aktivitas tambang ilegal.
Hingga kini, pihak PT AABI belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.*
















