• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Mining News
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
    • Home – Layout 6
  • News

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Tech
    TRIHITA Pecah Telur di Bali, Desa Adat Mulai Bangun Kedaulatan Transportasi dan Pariwisata

    TRIHITA Pecah Telur di Bali, Desa Adat Mulai Bangun Kedaulatan Transportasi dan Pariwisata

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • All
    • Food
    Besarnya Dampak MBG di Bali: Libatkan 14 Ribu Relawan dan Jadi Investasi Masa Depan Indonesia

    Besarnya Dampak MBG di Bali: Libatkan 14 Ribu Relawan dan Jadi Investasi Masa Depan Indonesia

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
  • Review
No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
    • Home – Layout 6
  • News

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Tech
    TRIHITA Pecah Telur di Bali, Desa Adat Mulai Bangun Kedaulatan Transportasi dan Pariwisata

    TRIHITA Pecah Telur di Bali, Desa Adat Mulai Bangun Kedaulatan Transportasi dan Pariwisata

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • All
    • Food
    Besarnya Dampak MBG di Bali: Libatkan 14 Ribu Relawan dan Jadi Investasi Masa Depan Indonesia

    Besarnya Dampak MBG di Bali: Libatkan 14 Ribu Relawan dan Jadi Investasi Masa Depan Indonesia

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
  • Review
No Result
View All Result
Mining News
No Result
View All Result
Home NASIONAL

KBLI 2025 Bikin Logistik Lokal di Ujung Tanduk, ALFI Bali Bongkar Risiko Besar: JPT Terancam Tersingkir, Asing Diuntungkan

Redaksi by Redaksi
Desember 25, 2025
in NASIONAL
0
KBLI 2025 Bikin Logistik Lokal di Ujung Tanduk, ALFI Bali Bongkar Risiko Besar: JPT Terancam Tersingkir, Asing Diuntungkan
Ketua DPW ALFI Bali Anak Agung Bagus Bayu Joni Saputra atau Gung Bayu Joni menyampaikan sikap tegas menolak KBLI 2025 yang dinilai menekan JPT dan mengancam keberlangsungan logistik lokal.

Ketua DPW ALFI Bali Anak Agung Bagus Bayu Joni Saputra atau Gung Bayu Joni menyampaikan sikap tegas menolak KBLI 2025 yang dinilai menekan JPT dan mengancam keberlangsungan logistik lokal.

6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Denpasar, MININGNEWS – Polemik Peraturan Badan Pusat Statistik (BPS) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) kian memanas dan berubah menjadi kegelisahan nasional di sektor logistik. Di Bali, Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) secara tegas menilai aturan tersebut bukan sekadar kebijakan administratif, melainkan ancaman nyata bagi kelangsungan ribuan perusahaan Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) yang selama ini menopang arus distribusi barang, ekspor, dan impor nasional.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) ALFI Bali, Anak Agung Bagus Bayu Joni Saputra atau Gung Bayu Joni, menegaskan bahwa perubahan KBLI dalam Peraturan BPS No 7 Tahun 2025 telah menciptakan ketidakpastian serius di dunia usaha. Dalam aturan tersebut, KBLI JPT yang sebelumnya berkode 52291 dipindahkan menjadi 52311, sementara KBLI multimoda justru bergeser menjadi 52291. Perubahan ini disertai kewajiban penyesuaian izin usaha dalam waktu enam bulan, sekaligus mencabut keberlakuan KBLI 2020.

“Ini bukan sekadar ganti kode. Ini perubahan fundamental yang berdampak langsung pada biaya, legalitas, dan kelangsungan usaha. Mayoritas JPT adalah UMKM. Kalau dipaksa mengikuti skema baru tanpa transisi yang adil, banyak yang bisa tumbang,” ujar Gung Bayu Joni, Rabu (24/12/2025).

Ia menekankan, selama ini perusahaan JPT atau freight forwarder telah menjalankan fungsi logistik secara end to end, termasuk angkutan multimoda, dengan sistem satu kontrak dan satu dokumen. Praktik tersebut bukan hal baru, melainkan sudah berjalan puluhan tahun dan menjadi fondasi layanan logistik nasional. Namun, KBLI 2025 justru memisahkan peran tersebut secara kaku, seolah JPT tidak lagi relevan dalam kegiatan multimoda.

Menurutnya, dampak kebijakan ini tidak bisa dianggap ringan. Perusahaan JPT diwajibkan mengubah anggaran dasar melalui notaris, memperbarui data di Sistem Layanan Administrasi Hukum Umum (AHU), melakukan penyesuaian perizinan di Online Single Submission (OSS), hingga menata ulang dokumen perpajakan. Semua proses itu membutuhkan biaya besar, waktu panjang, dan berisiko mengganggu operasional usaha.

“Bagi perusahaan besar mungkin ini hanya soal prosedur. Tapi bagi JPT kecil dan menengah, ini bisa menjadi pukulan telak. Usaha bisa berhenti hanya karena tidak sanggup menanggung beban administrasi,” tegasnya.

Gung Bayu Joni juga mengungkapkan bahwa keresahan ini bersifat nasional. Di DKI Jakarta, tercatat sekitar 1.600 perusahaan JPT anggota ALFI terdampak langsung. Di Jawa Barat lebih dari 100 perusahaan resah, di Jawa Timur sekitar 490 perusahaan menghadapi risiko serupa, sementara di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, pelaku JPT yang didominasi UMKM juga menyuarakan penolakan. Secara nasional, jumlah perusahaan JPT diperkirakan mencapai lebih dari 4.000 badan usaha.

Ironisnya, kata dia, kebijakan strategis ini diterbitkan tanpa melibatkan pelaku usaha. ALFI sebagai asosiasi logistik nasional dan anggota Kadin Indonesia tidak pernah diajak berdiskusi oleh BPS sebelum KBLI 2025 ditetapkan. Akibatnya, regulasi yang lahir dinilai tidak mencerminkan realitas proses bisnis logistik di lapangan.

“Ini persoalan serius. Regulasi dibuat tanpa mendengar yang menjalankan usaha. Jangan heran kalau kebijakan ini justru kontraproduktif dan menimbulkan kegaduhan,” katanya.

Lebih jauh, ALFI Bali menyoroti potensi dominasi asing yang semakin terbuka akibat KBLI 2025. Kegiatan multimoda selama ini identik dengan badan usaha bermodal besar dan tidak sedikit yang berbendera asing. Dengan menempatkan multimoda pada posisi KBLI yang lebih strategis, sementara JPT lokal dipersempit ruang geraknya, maka persaingan menjadi tidak seimbang.

“Kalau dibiarkan, logistik nasional bisa dikuasai asing. JPT lokal yang sudah puluhan tahun membangun jaringan dan kepercayaan justru tersingkir oleh regulasi. Ini bukan hanya soal bisnis, tapi soal kedaulatan ekonomi,” ujar Gung Bayu Joni.

Ia menegaskan bahwa secara internasional, peran freight forwarder sebagai operator multimoda telah diakui. Dalam ASEAN Framework Agreement on Multimodal Transport, kegiatan multimoda ditegaskan sebagai registrasi, bukan lisensi yang membatasi. ALFI sendiri merupakan satu-satunya asosiasi logistik Indonesia yang berafiliasi dengan International Federation of Freight Forwarders Associations (FIATA), dan dokumen FIATA Bill of Lading diakui secara global oleh International Chamber of Commerce serta United Nations Conference on Trade and Development.

“Dunia internasional mengakui JPT sebagai pelaku multimoda. Tapi di negeri sendiri justru dipersempit. Ini ironi besar dalam tata kelola logistik nasional,” katanya.

ALFI Bali juga menilai KBLI 2025 tidak selaras dengan semangat Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko yang menekankan kepastian hukum, efisiensi, dan transparansi. Hingga kini, sistem AHU dan OSS pun belum sepenuhnya siap mengakomodasi perubahan KBLI 2025, sehingga dunia usaha berada dalam posisi menggantung.

Atas kondisi tersebut, ALFI Bali mendesak Pemerintah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk segera mengevaluasi dan merevisi Peraturan BPS No 7 Tahun 2025. Pemerintah diminta tidak menutup mata terhadap dampak riil kebijakan ini terhadap UMKM logistik dan keberlanjutan usaha dalam negeri.

“Kalau pemerintah serius menjaga ekonomi nasional, maka kebijakan harus berpihak pada pelaku usaha lokal, bukan justru membuka jalan bagi dominasi asing. KBLI 2025 harus direvisi dengan melibatkan dunia usaha,” pungkas Gung Bayu Joni. 5412/006

Previous Post

Gegara Dugaan Pelanggaran K3, SBSI Adukan PT KS ke Inspektur Tambang dan Binwasnaker Sultra

Next Post

KLH dan DLH Sultra Tindak Lanjuti Soal Dugaan Pencemaran Lingkungan PT TBS

Redaksi

Redaksi

Next Post
Manajemen PT TBS Angkat Bicara Soal Tudingan Pencemaran Lingkungan

KLH dan DLH Sultra Tindak Lanjuti Soal Dugaan Pencemaran Lingkungan PT TBS

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tambang Emas Diduga Ilegal Bombana Longsor, Satu Pekerja Tewas

Tambang Emas Diduga Ilegal Bombana Longsor, Satu Pekerja Tewas

April 25, 2026
Tim Riset MORA IAHN GDE Pudja Mataram Berkolaborasi Dengan Poltekkes Kemenkes Denpasar Dan Yayasan Rare Semesta, Gelar Aksi Ekoteologi Di Natah Edukasi Rare Semesta

Tim Riset MORA IAHN GDE Pudja Mataram Berkolaborasi Dengan Poltekkes Kemenkes Denpasar Dan Yayasan Rare Semesta, Gelar Aksi Ekoteologi Di Natah Edukasi Rare Semesta

Juni 1, 2026
Polres Konut Diminta Serius Tindaki Dugaan Penambangan Ilegal di Blok Marombo

Polres Konut Diminta Serius Tindaki Dugaan Penambangan Ilegal di Blok Marombo

Desember 30, 2023
Aset Budaya Bali Paling Mahal, Prajuru Pura Desak Pemerintah Bebaskan Pajak Sewa Menyewa Pelaba

Aset Budaya Bali Paling Mahal, Prajuru Pura Desak Pemerintah Bebaskan Pajak Sewa Menyewa Pelaba

April 12, 2024
Bahlil Umumkan Daftar Perusahaan Tambang yang Izinnya Dicabut Hari Ini

Bahlil Umumkan Daftar Perusahaan Tambang yang Izinnya Dicabut Hari Ini

0
Kartu Merah, Perusahaan Yang IUP-nya Dicabut Tidak Bisa Dapat Izin Baru

Kartu Merah, Perusahaan Yang IUP-nya Dicabut Tidak Bisa Dapat Izin Baru

0
Diperiksa Sebagai Tersangka, Kadis ESDM Sultra Andi Aziz Dicecar Dengan 80 Pertanyaan

Diperiksa Sebagai Tersangka, Kadis ESDM Sultra Andi Aziz Dicecar Dengan 80 Pertanyaan

0
Polisi Kejar Bajak Laut Yang Beraksi di Perairan Morosi Sultra

Polisi Kejar Bajak Laut Yang Beraksi di Perairan Morosi Sultra

0
Menuju PON 2028, ICF Sultra Tunjukkan Taring di Kejurnas

Menuju PON 2028, ICF Sultra Tunjukkan Taring di Kejurnas

Juni 21, 2026
Wartawan Diduga Diintimidasi Saat Beritakan Dugaan Pencemaran PT GMS

Wartawan Diduga Diintimidasi Saat Beritakan Dugaan Pencemaran PT GMS

Juni 21, 2026
AKAR Sultra Minta ESDM Tegas Terhadap PT Tiran

AKAR Sultra Minta ESDM Tegas Terhadap PT Tiran

Juni 20, 2026
AMAN Sultra Minta Usut Dugaan Setoran Tambang Ilegal di Bombana

AMAN Sultra Minta Usut Dugaan Setoran Tambang Ilegal di Bombana

Juni 20, 2026

Recent News

Menuju PON 2028, ICF Sultra Tunjukkan Taring di Kejurnas

Menuju PON 2028, ICF Sultra Tunjukkan Taring di Kejurnas

Juni 21, 2026
Wartawan Diduga Diintimidasi Saat Beritakan Dugaan Pencemaran PT GMS

Wartawan Diduga Diintimidasi Saat Beritakan Dugaan Pencemaran PT GMS

Juni 21, 2026
AKAR Sultra Minta ESDM Tegas Terhadap PT Tiran

AKAR Sultra Minta ESDM Tegas Terhadap PT Tiran

Juni 20, 2026
AMAN Sultra Minta Usut Dugaan Setoran Tambang Ilegal di Bombana

AMAN Sultra Minta Usut Dugaan Setoran Tambang Ilegal di Bombana

Juni 20, 2026

www.miningnews.id

MiningNews.id merupakan Media online dan situs berita terpercaya di Indonesia. Fokus menyajikan berita berkualitas, cepat dan akurat. Menjangkau daerah, nasional dan internasional.

Follow Us

LIHAT KATEGORI

  • BERITA
  • EKONOMI
  • EKSPLORASI
  • Food
  • HUKUM
  • Lingkungan
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • Pertambangan
  • POLITIK
  • SENI DAN BUDAYA
  • Tech

REDAKSI

Susunan Redaksi
Tentang Kami

HUBUNGI KAMI

Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik
Undang-undang Pers
Disklaimer
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 MiningNews.id.

No Result
View All Result

© 2026 MiningNews.id.